Thursday, June 11, 2020

Apa itu Teks Eksposisi - Pengertian, Struktur, Contoh

Apa itu teks eksposisi- Saat membaca sebuah laman berita, biasanya akan ditemukan sebuah rubrik opini. Rubrik ini biasanya berisi mengenai opini atau argumen seseoarng mengenai suatu hal. Nah, itulah yang disebut dengan teks eskposisi.


Gambar oleh:StartupStockPhotosdariPixabay

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah teks yang berisi sebuah argumen atau pendapat atau gagasan penulis mengenai suatu hal yang disertai dengan fakta serta alasan yang logis. Teks jenis ini biasanya bertujuan untuk memberikan informasi atau menyampaikan pendapat kepada publik atau orang lain. Oleh karena itu, teks eksposisi biasanya bersifat ilmiah atau non fiksi.

Penggunaan Teks Eksposisi

Penggunaan teks eksposisi sering kita jumpai dalam komunikasi sehari-hari. Katakanlah dalam ruang seminar, diskusi, dan lain sebagainya. Berbeda dengan teks eksplanasi, teks jenis ini juga dapat ditemui dalam bahasa iklan maupun editorial. Oleh karena itu, teks eksposisi biasanya memiliki ciri-ciri di antaranya, singkat dan padat, bersifat ajakan, menjawab 5W1H, disertai data, tidak memaksa,objektif, dan netral.

Struktur Teks Eksposisi

Struktur teks eksposisi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu pernyataan umum atau tesis, argumentasi atau alasan, dan juga penegasan ulang pendapat atau simpulan. Pada pernyataan umum, biasanya berisi mengenai perkenalan topik secara general. Untuk mengenalkan topik biasanya penulis menggunakan argumentasi yang subjektif. Kemudian pada bagian argumentasi atau alasan, penulis akan memberikan pernyataan atau bahkan data-data yang dapat memperkuat argumentasi yang disampaikan pada tesis yang didasarkan pada metode penelitian. Dan bagian simpulan biasanya berisi penguatan argumen dari penulis.

Contoh Teks Eksposisi

Untuk lebih memahami mengenai teks eksposisi, berikut adalah contoh yang dapat kamu simak.

1.Pernyataan umum atau tesis
Perkembangan dunia teknologi banyak memberikan manfaat dalam segala aspek kehidupan. Salah satu di antaranya adalah dalam hal komunikasi. Dengan menggunakan teknologi, kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara yang sedang berada jauh dari kita dengan menggunakan beragam sosial media. Namun, sayangnya pada beberapa orang, kemudahan komunikasi dan informasi ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Akibatnya, teknologi banyak digunakan untuk menyebarkan kebohongan, menyebarkan ujaran kebencian (hate speech), atau bahkan melakukan penipuan. Dan itulah yang dinamakan dengan cyberbullying.

2.Argumentasi atau alasan
Di Indonesia, sekitar 49 persen pengguna internet hampir pernah merasakan kejamnya cyberbullying. Hal tersebut diungkapkan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). Hal tersebut menunjukkan bahwa kemudahan teknologi tidak selalu membawa dampak positif. Atau mungkin masyarakat Indonesia belum siap dengan datangnya kemudahan ini?Namun, banyak pengguna internet (netizen) merasa santai saja dengan hal ini. Salah satu alasannya adalah, karena tidak adanya efek jera yang kuat untuk mereka. Akibatnya? Cyberbullying tetap berlanjut. Lagi pula, menurut mereka ini adalah sebuah kebebasan berpendapat. Padahal, dalam menyampaikan pendapat, etikanya harus dilakukan dengan baik. Pengguna internet dan khususnya sosial media, harus paham, bahwa cyberbullying dapat berakibat buruk pada kondisi psikologi seseorang. Tidak hanya berhenti di situ, tanpa kita sadari, bisa saja kita membunuh seseorang dengan meggunakan kata-kata yang kita ungkapkan di sosial media.

3.Penegasan ulang pendapat atau simpulan
Kesadaran masyarakat mengenai cyberbullying tentunya harus ditingkatkan. Berikan efek jera kepada mereka. Sehingga kebebasan tak lagi dapat disalahartikan. Karena bukan fisik, cyberbullying dapat menyerang psikologi seseorang. Tentunya dalam beberapa kondisi ini akan sangat membahayakan dan mempengaruhi kehidupan dalam bersosial.

Penutup

Di atas merupakan salah satu contoh tek eksposisi. Pada bagian pernyataan umum di atas, penulis mengungkapkan pendapatnya mengenai cyberbullying yang terjadi karena perkembangan teknologi. Kemudian pada bagian argumentasi atau alasan penulis memberikan data mengenai alasan serta mengapa cyberbullying harus dihentikan. Dan pada bagian simpulan, penulis kembali menegaskan bahwa cyberbullying harus benar-benar dihentikan.

Nah, itulah penjelasan menganai “Apa itu teks eksposisi?” beserta dengan contohnya. Ingat, bahwa teks eksposisi selalu memberikan argumen dari penulis tersebut dan tentunya dengan disertai dengan data dan alasan yang logis.
Disqus Comments