Saturday, June 13, 2020

Membuat Surat Sakit Yang Benar Dalam 10 Menit

Membuat surat sakit- Surat adalah sebuah sarana komunikasi tulis yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada pihak lain dengan kepentingan atau keperluan tertentu. Surat memiliki banyak jenis. Namun berdasarkan sifatnya, surat dibedakan menjadi 5 yaitu, surat pribadi, surat dinas pribadi, surat dinas swasta, surat niaga, dan juga surat dinas pemerintahan.


gambar anak sakit





    Salah satu dari 5 jenis surat tersebut, yaitu surat pribadi, adalah surat yang berisi mengenai masalah atau keperluan pribadi. Misalnya, masalah keluarga, masalah kesehatan, masalah keuangan, dan lain sebagainya. Surat pribadi masih dibedakan lagi menjadi dua, yaitu surat pribadi resmi dan tidak resmi. Surat ini dapat anda print di kertas ukuran F4 atau kertas ukuran A4.

    Surat pribadi yang tidak resmi digunakan untuk kepentingan keluarga. Contohnya berkirim kabar kepada orang tua, saudara, maupun teman. Sedangkan surat pribadi resmi adalah surat yang dibuat oleh seseorang untuk keperluan resmi, ditujukan untuk sebuah instansi atau organisasi resmi. Contohnya adalah surat izin sakit atau tidak masuk sekolah ataupun kerja. 

    Format Surat Sakit

    Untuk membuat surat sakit yang baik dan benar, berikut adalah format surat yang harus diperhatikan.

    1. Tanggal Surat

    Tanggal surat berisi mengenai kapan surat tersebut dibuat. Tanggal surat merupakan identitas dari sebuah surat. Oleh karena itu, penting untuk mencantumkan tanggal surat dalam setiap pembuatannya.

    2. Alamat Surat

    Sama halnya dengan tanggal surat, alamat surat juga merupakan identitas dari sebuah surat. Oleh karena itu bagian ini juga wajib untuk diisi dan dicantumkan. Alamat surat berisi alamat pihak yang dituju. Bukan alamat dari pengirim surat.

    3. Salam Pembuka

    Salam pembuka merupakan bagian awal dari surat yang digunakan untuk mebuka surat. Bagian ini berisi salam yang ditujukan kepada pembaca atau penerima surat. Pembuka surat adalah sebuah wujud penghormatan atau kesopanan kepada penerima surat. Salam pembuka yang biasanya digunakan dalam surat izin sakit adalah “dengan hormat”.

    4. Isi Surat

    Isi surat masih dibagi lagi ke dalam tiga bagian, yaitu pembuka, isi, dan penutup. Bagian pembuka berisi tentang alasan dari surat tersebut dibuat. Selanjutnya, pada bagian isi tuliskan maksud dan juga inti dari surat tersebut. Dalam surat sakit, bagian isi biasanya berisi mengenai data diri pengirim. Dan pada bagian penutup, tuliskan ucapan terima kasih kepada penerima atau pihak yang dituju.

    5. Salam Penutup

    Sama halnya dengan salam pembuka, salam penutup ditujukan sebagai wujud penghormatan dan kesopanan kepada penerima atau pihak yang dituju. Jika pada pembuka digunakan kata “dengan hormat”, maka salam penutup umumnya menggunakan “hormat saya”.

    6. Tanda Tangan dan Nama Terang

    Bagian terakhir dari surat adalah tanda tangan dan juga nama terang. Tanda tangan dan nama terang dibuat oleh pengirim. Bagian ini juga merupakan identitas sekaligus legalitas dari sebuah surat.

    Contoh Surat Sakit

    Untuk membuat surat sakit yang baik dan benar, berikut adalah format surat yang harus diperhatikan.Semarang, 11 Juni 2020Yth. Kepala Bagian PersonaliaPT Sumber MakmurJalan Taman Siswa No. 01, Semarang Dengan hormat, Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini.Nama : Novia Sari DewiAlamat : Jalan Sadewa, Sekaran, SemarangJabatan : Staff Administrasi Melalui surat ini, saya ingin memberitahukan bahwa saya tidak dapat dapat masuk kerja pada hari Kamis, tanggal 11 hingga 12 Juni 2020 dikarenakan sakit. Oleh karena itu, saya berharap Bapak/Ibu dapat memberikan izin kepada saya untuk tidak masuk pada tanggal tersebut. Berikut bersama surat ini saya sertakan pula surat keterangan sakit hasil dari pemeriksaan dari dokter yang telah saya lakukan. Demikian surat ini saya buat. Atas izin yang Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya,  Novia Sari Dewi

    Demikianlah cara membuat surat sakit pelajar maupun karyawan untuk berbagai keperluan. Surat yang dibuat haruslah berisi kebenaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Apabila alasannya adalah sakit, selain membuat surat sendiri, surat sakit yang berasal dari dokter atau instansi kesehatan lainnya juga dapat digunakan.
    Disqus Comments