Friday, June 19, 2020

Contoh Kalimat Aktif Intransitif dan Pengertiannya

Contoh kalimat aktif transitif - Kalimat adalah sebuah rangkaian kata yang mengungkapkan gagasan, pikiran, ataupun perasaan seseorang secara utuh, yang setidaknya terdiri atas subjek dan predikat, dan diakhiri dengan tanda atau intonasi final.

    Pengertian Kalimat Aktif Transitif

    Dalam bahasa Indonesia, dikenal jenis kalimat aktif dan pasif. Kalimat aktif sendiri adalah kalimat dimana subjek dalam kalimat tersebut melakukan sebuah pekerjaan atau aktivitas. Oleh karena itu, awalan yang digunakan pada kalimat aktif umumnya adalah me- atau ber-. Sebaliknya, kalimat pasif adalah kalimat dimana subjeknya dikenai sebuah pekerjaan. Dan umumnya, awalan yang digunakan adalah di- dan ter-.

    Jenis Kalimat Aktif Transitif

    Kalimat aktif sendiri dibagi ke dalam dua jenis, yaitu kalimat aktif transitif dan juga kalimat aktif intransitif. Kalimat aktif transitif adalah jenis kalimat dimana subjek melakukan sebuah tindakan terhadap objek. Oleh karena itu, wajib hukumnya dalam sebuah kalimat aktif transitif terdapat objek. Dengan adanya objek dalam kalimat transitif, maka kalimat aktif transitif ini kemudian dapat diubah menjadi pasif. 

    Kalimat Aktif Intransitif

    Sama halnya dengan kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif juga memiliki subjek yang melakukan sebuah tindakan. Akan tetapi, dalam kalimat intransitif, keberadaan objek bukanlah suatu hal yang wajib. Oleh karena itu, jenis kalimat aktif intransitif tidak dapat diubah ke dalam bentuk pasif.

    Ciri-ciri Kalimat Aktif Transitif

    Dari pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kalimat aktif transitif memiliki ciri-ciri di antaranya, objek dikenai pekerjaan, dapat diubah dalam bentuk pasif, memiliki predikat me- atau memper-, dan memiliki pola S-P-O (Subjek-Predikat-Objek).

    Contoh Kalimat Aktif Transitif

    Untuk memudahkan pemahaman mengenai kalimat aktif transitif, berikut adalah contoh dari kalimat aktif transitif dan cara membuktikannya.
    Raffi Ahmad membeli mobil.

    Kalimat di atas memiliki pola kalimat Subjek, Predikat, dan Objek (SPO). Subjek kalimat di atas adalah Raffi Ahmad, sedangkan predikatnya adalah membeli, dan objeknya adalah mobil. Sesuai dengan ciri-ciri dari kalimat aktif transitif, kalimat di atas memiliki objek. Selain itu, kalimat di atas juga memiliki awalan me-, dengan subjek melakukan pekerjaan, yaitu membeli mobil.

    Untuk membuktikan kembali apakah kalimat tersebut adalah kalimat aktif transitif, maka perlu diubah ke dalam bentuk pasif. Apabila dapat diubah ke dalam bentuk pasif, maka kalimat di atas adalah benar kalimat aktif transitif. Bila diubah ke dalam bentuk pasif, kalimat tersebut menjadi “Mobil dibeli Raffi Ahmad”. Karena dapat diubah menjadi bentuk pasif, maka benar kalimat di atas merupakan kalimat aktif transitif. 

    Mahasiswa meminta pihak kampus untuk membebaskan UKT.

    Contoh di atas menunjukkan sebuah pola kalimat Subjek, Predikat, Objek, Keterangan Tujuan (S-P-O-K Tujuan). Selain itu, kalimat di atas juga memiliki imbuhan me- dengan subjek melakukan pekerjaan, yaitu meminta. Apabila diubah ke dalam kalimat pasif, maka kalimat aktif transitif di atas akan menjadi, “Pihak kampus diminta mahasiswa untuk membebaskan UKT”.

    Dokter mengobati pasien korona di rumah sakit.

    Contoh terakhir di atas memiliki pola kalimat Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan Tempat (S-P-O-K Tempat). Selain itu, kalimat di atas juga memiliki awalan me- dengan subjek yang melakukan pekerjaan, yaitu mengobati. Dan bila diubah ke dalam kalimat pasif, kalimat di atas akan menjadi, “Pasien korona diobati oleh dokter di rumah sakit.”. Karena dapat diubah ke dalam bentuk pasif, maka benar kalimat di atas merupakan kalimat aktf transitif.


    Demikianlah contoh kalimat aktif transitif beserta dengan pengertian serta perbedaannya dengan kalimat aktif intransitif. Untuk mengasah kemampuan, cobalah carilah kalimat di koran atau buku dan kemudian tentukan jenis kalimat tersebut.
    Disqus Comments