Tuesday, June 23, 2020

Contoh Montase untuk Anak SD Kelas 4

Contoh montase untuk anak SD kelas 4- Kreativitas anak dapat dilatih dengan bebagai macam cara. Salah satunya adalah dengan mengenalkan anak dengan berbagai macam karya seni. Salah satu karya seni yang bisa digunakan untuk melatih kreativitas anak, terutama anak kelas 4 SD adalah montase. Montase sendiri belum begitu dikenal masyarakat secara luas. Bentuknya yang mirip dengan karya seni lukis, kriya, ataupun patung membuatnya dianggap sebagai salah satu jenis dari seni tersebut. Lalu, apakah montase itu?

    Pengertian Montase

    Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan montase sebagai komposisi gambar yang dihasilkan degan cara mencampurkan berbagai unsur dari beberapa sumber. Dasarnya, montase dilakukan dengan cara mengambil gambar dari sebuah buku atau majalah, kemudian menempelkannya pada latar yang baru dan menggabungkannya dengan beragam gambar lainnya. Oleh karena itu, montase dianggap sebagai seni dua dimensi, karena bentuknya yang seperti lukisan.

    Pada mulanya, karya montase hanya terbatas pada karya-karya dua dimensi. Namun, seiring dengan perkembangannya, montase saat ini juga dapat ditemukan dalam bentuk karya seni tiga dimensi. Montase juga kerap kali digunakan sebagai salah satu media mengasah kreativitas anak SD Kelas 4. Contoh montase untuk anak SD Kelas 4 biasanya berupa gambar pemandangan, hewan, tumbuhan, lingkungan, buah-buahan, dan lain sebagainya.

    Fungsi Montase

    Membuta montase memiliki beragam fungsi. Pertama, montase dapat digunakan sebagai pajangan atau bahan sekorasi ruangan. Kedua, montase dapat dijadikan sebagai sarana edukatif untuk megembangkan daya pikir, serap, emosi, kreativitas, dan juga estetika. Ketiga, membuat montase dengan menggunakan beragam bahan dengan beragam tekstur dapat membantu seseorang menjadi lebih ekspresif dengan media tersebut. Keempat, montase dapat dijadikan media untuk menuangkan gagasan dan juga emosi, sehingga dapat memberikan kelegaan, kesenangan, rasa puas, serta mengurangi tingkat stres atau beban psikologis seseorang. Terakhir, montase dapat dijadikan sebagai sebuah usaha yang dapat memberikan lapangan kerja kepada orang lain.

    Cara Membuat Montase

    Membuat montase dapat dipelajari dengan mudah. Beginilah tahapan dasar dalam membuat sebuah montase.

    1. Menyiapkan alat dan bahan

    Langkah pertama kali yang harus dilakukan sebelum memulai membuat sebuah montase adalah menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Alat yang diperlukan untuk membuat sebuah montase antara lain adalah gunting, lem perekat, buku gambar atau latar untuk menempelkan gambar, dan crayon atau pensil warna. Sedangkan bahan yang diperlukan untuk membuat sebuah berbagai referensi untuk gambar, misalnya buku cerita, majalah, koran, kalender,dan lain sebagainya.

    2. Membuat tema dan konsep

    Setelah alat dan bahan disiapkan, langkah selanjutnya adalah membuat tema dan konsep. Tema dan konsep diperlukan untuk meminimalisasi terjadinya kesalahan saat mulai mengerjakan montase. Untuk itu, sebelum membuat montase, pikirpan terlebih dahulu tema apa yang ingin dibuat, gambar apa saja yang akan ditempelkan, serta dimana letak penempelannya.

    3. Memotong gambar

    Setelah membuat konsep, langkah selanjutnya adalah memotong gambar dari berbagai referensi yang sebelumnya telah disiapkan. Potonglah gambar-gambar sesuai kebutuhan seperti halnya yang telah dirancang dalam konsep sebelumnya.

    4. Menempelkan gambar

    Selanjutnya, tempelkan gambar-gambar yang telah dipotong pada latar atau alas yang telah disiapkan. Tempelkan dengan menggunakan lem perekat. Berikan lem secukupnya pada gambar, kemudian rekatkan. Jangan terlalu banyak karena dapat membuat gambar berkerut. Namun juga jangan terlalu sedikit karena dapat membuat gambar tidak tertempel dengan kuat.

    5. Menambahkan warna atau arsiran

    Terakhir, tambahkan arsiran atau warna pada latar untuk memperindah montase. Jangan terlalu dominan, karena warna dan arsiran hanyalah pelegkap dari montase. Setelah itu, diamkan sejenak hingga lem mengering. Jika sudah kering, montase dapat dipajang di dinding dengan menggunakan figura sebagai hiasan ruang.


    Demikianlah contoh montase untuk anak SD kelas 4 beserta dengan pengertian, fungsi, dan cara membuatnya. Selamat mencoba!
    Disqus Comments