Monday, June 15, 2020

Contoh Kalimat Denotasi dan Konotasi

Contoh kalimat denotasi dan konotasi - Denotasi dan konotasi adalah dua kata yang dipelajari dalam ilmu semantik. Semantik sendiri adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari tentang makna. Denotasi dan konotasi sering digunakan dalam sebuah kalimat. Oleh karena itu kita mengenal jenis kalimat denotasi dan konotasi. Berikut adalah penjelasan mengenai kalimat denotasi dan juga konotasi disertai dengan contohnya.

    Kalimat Denotasi

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), denotasi adalah makna kata ataupun kelompok kata yang merujuk pada suatu makna yang lugas atau sesuatu di luar bahasa dan didasarkan pada konvensi tertentu yang bersifat objektif. Anda juga perlu membaca artikel tentang cara membuat surat sakit.

    Mudahnya denotasi adalah makna sebenarnya dari sebuah kata atau makna yang sesuai dengan pengertian dalam KBBI. Oleh karena itu kalimat denotasi memiliki arti sebagai kalimat yang memiliki makna sebenarnya atau makna harfiah. Anda juga perlu membaca artikel tentang cara membuat bingkai foto dari kardus.

    Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat ditarik ciri-ciri dari sebuah kalimat denotasi, yaitu memiliki makna sebenarnya atau apa adanya, makna kata sesuai dengan hasil observasi atau pengamatan, serta makna kata menunjukkan makna acuan dasarnya secara langsung. Anda juga perlu membaca artikel tentang apa itu teks deskripsi.

    Kalimat Konotasi

    Di sisi lain, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan konotasi sebuah kata yang memiliki nilai rasa apabila dihadapkan pada seseorang atau makna yang ditambahkan pada kata denotasi. Sederhananya, konotasi ini adalah kebalikan dari makna denotasi, yang berarti memiliki makna tidak sebenarnya. Oleh karena itu, makna konotasi sering disebut juga sebagai makna kias. Anda juga perlu membaca artikel tentang apa itu teks laporan hasil observasi.

    Dari pengertian konotasi di atas, maka dapat ditarik sebuah pengertian dari kalimat konotasi, yaitu kalimat yang memiliki makna kias atau tidak sebenarnya. Kalimat konotasi sendiri memiliki ciri-ciri di antaranya, memiliki makna yang tidak sebenarnya, memiiki makna tambahan atau makna konseptual, serta memiliki tambahan nilai rasa. Anda juga perlu membaca artikel tentang apa itu teks eksposisi.

    Contoh Kalimat Denotasi dan Konotasi

    Untuk memperdalam pemahaman mengenai kalimat denotasi dan konotasi, berikut adalah contoh pada masing-masing kalimat beserta dengan penjelasannya. Anda juga perlu membaca artikel tentang apa itu teks eksplanasi.

    Makan

    Kata makan dapat dibuat menjadi kalimat denotatif maupun konotatif. Misalnya pada kalimat, “Jerome memakan buah melon jepang.”. Kata memakan pada kalimat tersebut memiliki makna makan atau dalam KBBI, yaitu memasukkan makanan pokok ke dalam mulut serta mengunyah dan menelannya. Oleh karena itu, kalimat di atas masuk ke dalam jenis kalimat denotatif, karena makna yang dimiliki adalah makna yang sebenarnya.

    Kemudian jika dibuat ke dalam kalimat, “Bencana tanah longsor tersebut tidak memakan korban jiwa.”. Kata memakan daam kalimat tersebut, tidak memiliki makna seperti halnya kalimat sebelumnya. Makna dalam kalimat tersebut adalah mengakibatkan.  Oleh karena itu, kalimat tersebut digolongkan ke dalam jenis kalimat konotasi. Tidak sama dengan menanam bunga.

    Kambing Hitam

    Contoh kedua adalah kambing hitam. Kalimat ”Putri Tanjung membeli sebuah kambing hitam.” Merupakan jenis kalimat denotatif. Hal tersebut dikarenakan kata kambing hitam dalam kalimat tersebut memilii makna sesungguhnya, yaitu kambing yang berwarna hitam.

    Berbeda cerita jika kata kambing hitam dimasukkan dalam kalimat berikut, “Banyak orang yang dijadikan sebagai kambing hitam dalam kasus korupsi tersebut.”.  Dalam kalimat tersebut, kambing hitam digunakan untuk menyebut seseorang yang dituduh dalam sebuah peristiwa menjadi pelaku atau terlibat. 

    Makna tersebut tentu berbeda dengan makna yang sebenarnya, yaitu kambing berwarna hitam. Oleh karena itu, kalimat tersebut merupakan jenis kalimat konotatif.

    Demikianlah contoh kalimat denotasi dan konotasi lengkap beserta dengan pengertian serta ciri-cirinya. Untuk memahami lebih dalam mengenai kalimat denotasi dan konotasi, cobalah untuk membuat kalimat denotasi dan konotasi secara mandiri.
    Disqus Comments