Cara Penulisan Gelar Sarjana, Magister, dan Doktor di Indonesia

Penulisan gelar sarjana harus mengikuti ketentuan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD). Jadi, cara penulisan singkatan, pemakaian tanda koma, serta pemakaian tanda titik  harus benar-benar sesuai kaidah kebahasaan yang benar. Pada zaman dahulu gelar akademik yang diberikan pada lulusan perguruan tinggi hanya ada dua, yakni Drs. (doktorandus) untuk laki-laki dan Dra. (dokteranda) untuk perempuan. Kedua gelar akademik tersebut berasal dari bahasa Belanda dan diberikan tanpa memandang status keilmuan yang pernah ditempuh. Hal ini tentu saja berbeda dengan penulisan gelar saat ini yang menunjukkan tingkat pendidikan dan latar belakang pendidikan yang pernah dijalani. Sebelum membahas tentang ketentuan yang harus diperhatikan dalam menulis gelar akademi seseorang, terlebih dahulu Anda perlu menyimak apa itu gelar akademik.





    Pengertian Gelar Akademik

    Gelar akademik merupakan sebuah gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menyelesaikan studinya, atau telah menjadi lulusan sebuah bidang studi tertentu di sebuah perguruan tinggi atau universitas.

    Terdapat berbagai macam gelar akademik dari berbagai bidang studi di Indonesia, seperti misalnya diploma, sarjana, magister, hingga gelar doktor. Selain itu, ada pula orang-orang Indonesia yang menempuh studinya di luar negeri dan mendapatkan gelar akademik seperti B.A. ataupun Ph.D. Untuk gelar akademik yang di dapatkan di Indonesia tentu saja akan berbeda dengan yang diraih di luar negeri. Seperti misalnya cara penulisan gelar Sarjana Ekonomi di Indonesia dan yang diraih dari luar negeri tentu saja akan berbeda.

    Di Indonesia, Sarjana Ekonomi ditulis S.E. Sementara itu, gelar Sarjana Ekonomi yang didapat dari universitas di luar negeri adalah Bachelor of Economics (BEc). Selain itu, contoh lain adalah bedanya penulisan gelar sarjana untuk bidang studi teknik di Indonesia ditulis S.T. Berbeda dengan penulisan gelar sarjana teknik secara internasional, yang ditulis dengan B.Eng.

    Cara Penulisan Gelar Akademik Sesuai dengan EYD

    Dalam penulisan gelar kademik, Anda harus memperhatikan aturan yang telah ditentukan di dalam EYD, terutama cara penulisan singkatan serta pemakaian tanda titik dan koma. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam penulisan gelar yang sesuai dengan aturn EYD:

    1. Penulisan nama dan gelar harus dipisah dengan menggunakan tanda koma
    2. Gelar ditulis di belakang nama
    3. Gelar akademik ditulis dengan menggunakan tanda titik sebagai pemisah antar singkatan gelar.
    4. Jika terdapat lebih dari satu gelar, maka tanda koma diperlukan untuk memisahkan dua gelar tersebut.

    Berikut ini adalah contoh cara penulisan gelar sarjana S1, S2, dan S3

    1. Penulisan Gelar Sarjana S1
    Berikut ini adalah beberapa contoh penulisan gelar sarjana S1 yang didapatkan di seluruh perguruan tinggi atau universitas di Indonesia:
    • S.Ag. : Sarjana Agama
    • S.Pd. : Sarjana Pendidikan
    • S.SI. : Sarjana Sains
    • S.Hum. : Sarjana Humaniora
    • S.Psi : Sarjana Psikologi
    • S.Kom. : Sarjana Komputer
    • S.Sn. : Sarjana Seni
    • S.Pt. : Sarjana Peternakan
    • S.Sos. : Sarjana Sosial
    • S.I.P. : Sarjana Ilmu Politik
    • S.K.M. : Sarjana Kesehatan Masyarakat
    • S.Sos.I. : Sarjana Sosial Islam
    • S.H.I. : Sarjana Hukum Islam
    • S.Pd.I. : Sarjana Pendidikan Islam
    • S.E. : Sarjana Ekonomi
    • S.T. : Sarjana Teknik

    Contoh Penulisan Nama dengan Gelar Sarjana yang Disandangnya:
    • Fadhilla Assyiffa, S.Kom. (Sarjana Komputer)
    • Fadhilla Assyiffa, S.Sos. (Sarjana Sosial)
    • FadhillaAssyiffa, S.E. (Sarjana Ekonomi)
    • Fadhilla Assyiffa, S.H. (Sarjana Hukum)
    • Fadhilla Assyiffa, S.Pd. (Sarjana Pendidikan)

    2. Penulisan Gelar Magister ( Gelar Strata 2/ S2)

    Berikut ini adalah contoh penulisan gelar sarjana Strata 2 atau S2 atau biasa disebut dengan Magister di Indonesia:
    • M.Ag. : Magister Agama
    • M.Pd. : Magister Pendidikan
    • M.Kom. : Magister Komputer
    • M.Hum. : Magister Humaniora
    • M.Kes. : Magister Kesehatan
    • M.M. : Magister Management
    • M.H. : Magister Hukum
    • M.Psi. :Magister Psikologi

    3. Penulisan Gelar Doktor Atau S3

    Untuk penulisan gelar doktor yang didapatkan dari perguruan tinggi di dalam negeri, caranya cukup sederhana dan lebih mudah jika dibandingkan dengan penulisan gelar strata sebelumnya. Anda hanya perlu menambah “Dr” yang kemudian dilanjutkan dengan nama depannya. Contohnya adalah Dr. Fadhilla Assyiffa.


    Masyarakat awam terkadang masih rancu membedakan antara tulisan DR dan Dr. Untuk membedakan di antara keduanya, sebenarnya tidak begitu sulit. Gelar DR artinya adalah Doktor Honoris Causa, yakni gelar doktor yang diberikan pada seseorang yang dianggap memiliki kemampuan yang sangat baik pada sebuah bidang studi tertentu di sebuah perguruan tinggi. Sementara itu, Dr merupakan gelar akademik yang diberikan pada seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan doktoral.

    Demikianlah cara penulisan gelar sarjana, magister, dan juga doktor yang didapatkan di seluruh perguruan tinggi atau universitas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. 

    0 Comments:

    Post a Comment