Cara Membuat Daftar Isi Manual dan Otomatis yang Rapi di MS Word

Cara membuat daftar isi penting untuk diketahui. Hal itu dikarenakan daftar isi ini penting untuk diaplikasikan ke dalam berbagai macam dokumen tertentu seperti makalah, jurnal, skripsi, novel, buku, laporan, dan lain  sebagainya. Pembuatan daftar isi tidak hanya membahas tentang teknis saja namun juga dibahas tentang strukturnya. Meski Anda menguasai teknis pembuatan daftar isi yang baik dan benar jika strukturnya tidak bagus akan membuat dokumen yang dibuat tidak akan menarik. Pembuatan daftar isi juga erat kaitannya dengan kemampuan menulis karena masuk ke dalam struktur penulisan. Oleh sebab itu cara membuat daftar isi ini wajib dipelajari tidak hanya penulis pemula namun juga penulis profesional.

    Fungsi Daftar Isi

    Pada dasarnya daftar Isi memiliki fungsi memudahkan pembaca mencari halaman yang di inginkan. Sedangkan daftar isi sendiri merupakan kumpulan judul atau bab yang akan ditemui pembaca pada dokumen, buku, novel, dan lain sebagainya beserta dengan halamannya. Dengan daftar isi ini pembaca akan mudah dalam mengeksplore buku maupun dokumen yang dia baca. Karena fungsinya sangat penting maka pembuatannya harus rapi dan terstruktur. Sayang masih banyak sekali orang yang belum tahu bagaimana membuat daftar isi yang rapi dan baik sehingga tidak jarang mereka membutuhkan waktu lama hanya untuk membuat, merapikan, dan menyelesaikan daftar isi ini.

    Membuat Daftar Isi Manual

    Ada dua cara membuat daftar isi yang bisa Anda lakukan dimana yang pertama adalah membuat daftar isi secara manual dan secara otomatis.  Sebelum dibahas tentang membuat daftar isi secara otomatis ada baiknya jika Anda tahu pembuatan daftar isi secara manual terlebih dahulu. Cara manual ini bisa Anda pilih jika daftar isi yang akan Anda buat tidak memiliki sub bab atau sub judul yang tidak panjang. Berikut adalah cara pembuatan daftar isi secara manual yang bisa Anda lakukan:

    1. Atur right tab
    Cara membuat daftar isi pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengatur right tab terlebih dahulu. Agar bisa menampilkan tab ini Ana harus menampilkan ruler pada Microsoft Word Anda. Menampilkan ruler bisa dengan menekan menu view, kemudian pada bagian show/hide Anda bisa mencentang checklist bagian ruler, setelah itu Anda baru bisa melihat menu tab ini di pojok kiri atas dimana simbolnya mirip sekali dengan huruf L besar. Simbol tersebut tepatnya ada di bawah ikon paste. Untuk right tab ikonnya mirip dengan huruf L besar terbalik. Jika sudah melakukan right tab, Anda akan bisa membuat daftar isi menjadi lebih rapi.

    2. Mengatur titik-titik
    Cara membuat daftar isi manual yang penting diperhatikan adalah pembuatan titik-titik. Titik ini akan selalu muncul pada daftar isi.  Biasanya pada bab halaman akan diikuti dengan titik-titik kemudian di ikuti dengan halamannya. Jika tidak terlihat rapi tentu hal ini akan menyebabkan makalah atau dokumen menjadi berkurang nilainya dan tidak menarik. Cara memunculkan titik-titik dengan rapi adalah dengan melakukan double click pada Tab sampai muncul menu pop-up. Pada menu pop-up tersebut silahkan memilih opsi kedua yang menjadi titik-titik biasa yang digunakan dalam daftar isi. Tentu akan membutuhkan waktu lama jika Anda membuat titik-titiknya secara manual, bisa jadi waktu Anda hanya akan habis dalam pembuatan daftar isi saja.

    3. Masukkan daftar isi
    Jika sudah membuat titik-titik hal yang bisa dilakukan adalah dengan memasukkan daftar isi. Setelah itu Anda menyusun judul dan bab apa saja yang akan Anda masukkan ke dalam daftar isi tersebut beserta dengan nomor halamannya.

    Baca juga: Contoh Lowongan Pekerjaan dalam Bahasa Inggris yang Mudah Dipahami

    Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

    Cara membuat daftar isi otomatis ini membutuhkan kecermatan dan juga kejelian khusus. Hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat daftar isi adalah melakukan konfigurasi di heading Anda secara otomatis dimana hal ini akan mudah bagi Anda untuk membuat bab dan sub bab pada dokumen. Berikut ini adalah cara membuat daftar isi secara otomatis yang penting untuk Anda ketahui:
    1. Menerapkan Heading
    Pilihlah teks yang ingin Anda masukkan ke dalam daftar isi, kemudian pilih tab home setelah itu pilih heading style. Lakukan hal yang sama pada teks yang ingin Anda masukkan ke dalam daftar isi. Misalnya saja ingin menulis sebuah buku maka Anda bisa menggunakan heading 1 pada setiap buku Anda. Untuk laporan yang di dalamnya ada bab dengan sub bab Anda bisa memilih heading 1 untuk bab dan heading 2 untuk sub babnya.
    2. Masukkan daftar isi
    Sama halnya dengan cara membuat daftar isi manual, Anda harus memasukkan daftar isi tersebut ke bagian dokumen Anda untuk membangun daftar isi secara langsung. Nantinya saat Anda mengubah heading text, sequence atau level akan bisa langsung terupdate dengan otomatis. Cara untuk memasukkan daftar isi ini adalah Anda bisa melakukan klik dimana Anda ingin memasukkan daftar isi tersebut, kemudian Anda bisa melakukan klik pada menu references kemudian pilih table of contents, Anda bisa memilih salah satu style dari list automatic table of contents yang sudah disediakan. Dengan menggunakan Microsoft words ini Anda akan bisa melakukan kustomisasi daftar isi Anda, dimana Anda bisa mengubah font, jumlah heading level yang digunakan, dan juga Anda bisa memilih apakah ingin menggunakan titik di antara judul bab dan nomor halaman atau tidak.

    Mengganti Daftar Isi

    Tidak hanya cara membuat daftar isi saja yang harus diketahui, namun penggantian daftar isinya pun juga wajib diketahui. Untuk melakukan penggantian ini Anda bisa melakukan klik references setelah itu pilih table of contents, setelah itu pilih custom table of contents. Pada kotak dialog Table of Contents ini adalah silahkan menunjukkan daftar show levels, kemudian Anda bisa memilih jumlah level yang Anda inginkan, setelah itu klik OK. Misalnya saja adalah Anda memilih show levels 2 maka semua teks yang diberikan style heading 1 maupun heading 2 akan diterapkan dan juga ditampilkan pada bagian daftar isi. Kemudian Anda bisa melakukan klik yes.

    Contoh Daftar Isi yang Baik dan Rapi

    Untuk pembuatan daftar isi secara teknis ini semuanya tidak jauh berbeda, hanya saja Anda harus menyesuaikannya dengan laporan atau dokumen yang akan Anda buat. Misalnya saja adalah format daftar isi untuk laporan atau makalah PKL akan berbeda dengan skripsi. Agar menjadi lebih jelas berikut ini adalah contoh daftar isi untuk format laporan PKL atau Praktik Kerja Lapangan yang bisa Anda jadikan sebagai gambaran:

    Contoh daftar isi makalah yang baik, benar, dan otomatis di Microsoft Word 2006, 2010, 2016 dan 2019
    Contoh daftar isi makalah yang baik, benar, dan otomatis di Microsoft Word 2006, 2010, 2016 dan 2019

    Membuat Daftar Isi Khusus Makalah

    Makalah menjadi makanan pokok bagi pelajar maupun mahasiswa. Makalah sendiri merupakan karya tulis yang memiliki sifat ilmiah. Makalah merupakan pembahasan tentang topik tertentu. Makalah ini juga erat dengan yang namanya penelitian atau literatur. Makalah juga menyangkut aturan-aturan tertentu dimana di dalamnya ada landasan teori untuk melakukan penelitian maupun literasi tersebut. Dalam suatu makalah ini apa yang ditulis tidak boleh fiktif sehingga apa yang tertulis harus nyata berdasarkan dengan penelitian yang dilakukan. Karena berbasis penelitian inilah membuat daftar isi makalah berbeda dengan daftar isi lainnya.

    Untuk pembuatan daftar isi khusus makalah yang pertama harus dilakukan adalah pembuatan halaman judul disertai dengan cover, kata pengantar, dan juga daftar isi. Setelah itu Anda bisa membuat 3 bab yang dimasukkan ke dalam daftar isi tersebut. Bab pertama adalah pendahuluan. Pada bab ini Anda bisa mengisinya dengan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, dan juga manfaat penulisan. Pada bab kedua Anda bisa mengisinya dengan pembahasan. Tentu saja yang dibahas adalah sesuai dengan topik yang Anda bahas pada bab pertama. Misalnya Anda membuat topik tentang banjir maka ada baiiknya jika Anda membahas apa itu pengertian banjir, penyebabnya apa, dampak, contoh, cara mengatasi, dan upaya pencegahannya bagaimana. Pada bab ketiga atau bab terakhir Anda bisa membuat simpulan dan juga saran. Jangan lupa untuk melampirkan daftar pustaka.

    Unsur yang Harus Ada

    Dalam pembuatan daftar isi ada beberapa unsur yang harus Anda perhatikan. Unsur yang harus ada tersebut adalah halaman judul. Halaman judul yang baik dan benar ini harus ada logo instansi maupun organisasi, nama penyusun, nama instansi atau organisasi, dan lain sebagainya. Unsur lainnya yang harus ada adalah kata pengantar dimana hal ini berupa ucapan puji syukur, terima kasih, dan harapan yang diinginkan. Selain itu unsur lainnya yang harus ada adalah latar belakang menjelaskan apa yang melatarbelakangi Anda membuat laporan atau makalah tersebut, disusul dengan batasan masalah, rumusan masalah, tujuan, manfaat, identifikasi makalah, dan hipotesis. Pada unsur terakhir Anda harus membuat simpulan dan saran. Lembar terakhir berupa daftar pustaka dan lampiran.

    Daftar isi ini sangat penting karena dengan daftar tersebut akan memberikan kesan pertama yang baik bagi pembaca. Daftar isi ini juga membantu pembaca untuk menemukan garis besar dari dokumen, makalah, novel, dan lain sebagainya dengan cepat dan mudah. Tidak hanya bermanfaat bagi pembaca saja, namun dengan daftar isi tersebut Anda juga akan terbantu dalam menyusun materi penulisan secara runtut dan detail. Dengan melalukan beberapa cara membuat daftar isi secara otomatis maupun manual yang sudah dijelaskan di atas, Anda akan bisa membuat dan menyusun daftar isi secara rapi dan baik, sehingga akan menghasilkan suatu laporan atau makalah yang jauh lebih menarik.

    0 Comments:

    Post a Comment